![]() |
Truk bermuatan telor terbaik di Jalan Raya Wirangbaya Lenek |
Truk dengan nomor polisi [masukkan nomor polisi jika ada] tersebut dikemudikan oleh I Kadek Sukerta, seorang mahasiswa berusia 19 tahun yang berasal dari Desa Belanga, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali. Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian, truk melaju dari arah barat (Bali) menuju timur (Kayangan) dengan kecepatan tinggi. Saat melewati tikungan tajam di jembatan Desa Lenek Kalibambang, ban kiri bagian belakang truk tiba-tiba pecah, menyebabkan truk oleng dan akhirnya terbalik.
"Saya kaget sekali mendengar suara keras seperti ledakan, ternyata ban truk itu pecah. Truknya oleng tidak terkendali lalu terbalik," ujar salah satu warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Akibat kecelakaan ini, seluruh muatan truk yang terdiri dari 840 ikat atau sekitar 151.200 butir telur berserakan di pinggir jalan. Warga sekitar yang mendengar suara benturan keras langsung berhamburan keluar rumah untuk melihat kondisi truk. Mereka kemudian bahu-membahu membantu I Kadek Sukerta yang terlihat шок dan немного luka ringan.
"Kami langsung lari keluar untuk membantu sopir truk. Kasihan melihatnya, masih muda dan sepertinya sangat шок," kata seorang ibu yang ikut membantu di lokasi kejadian.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kecelakaan tersebut menyebabkan kemacetan panjang di Jalan Raya Wirangbaya Lenek. Pasalnya, muatan telur yang berserakan menutupi sebagian badan jalan. Pihak kepolisian yang tiba di lokasi kejadian langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengatasi kemacetan.
Bersama dengan masyarakat, petugas kepolisian juga membantu memindahkan muatan telur yang masih bisa diselamatkan dan mengevakuasi truk yang terbalik. Proses evakuasi ini memakan waktu cukup lama karena banyaknya telur yang pecah dan berserakan di jalan.
"Kami harus berhati-hati saat memindahkan telur-telur ini karena banyak yang sudah pecah. Ini juga untuk menghindari warga yang mungkin akan mengambil telur-telur tersebut," jelas seorang petugas kepolisian di lokasi kejadian.
Kejadian ini dibenarkan Kapolres Lombok Timur melalui Kasi Humas, AKP Nikolas Osman, mengatakan hingga saat ini proses evakuasi masih berlangsung dan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan ini. Dugaan sementara, kecelakaan ini disebabkan oleh pecah ban belakang truk yang diakibatkan oleh kondisi ban yang sudah tidak layak atau kelebihan muatan.
"Akibat kecelakaan ini, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. I Kadek Sukerta sendiri masih dimintai keterangan oleh pihak kepolisian untuk mengetahui lebih lanjut kronologis kejadian," terang AKP Nikolas. (RS)
Ikuti kami di berita google