![]() |
Kepala Lapas kelas II B Selong, Ahmad Sihabudin bersama jajaran saat menyerahkan bantuan sosial pada anak Yatim dan Piatu asrama Ponoes Saadatuddarain Majuwet |
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan sosial kemasyarakatan yang dilakukan oleh Lapas Selong. Kepala Lapas Kelas IIB Selong, Ahmad Sihabudin, yang didampingi oleh jajarannya, secara langsung menyerahkan santunan tersebut kepada anak-anak asrama.
Dalam sambutannya, Ahmad Sihabudin menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya fokus pada pembinaan warga lapas, tetapi juga memberikan perhatian kepada masyarakat, termasuk keluarga binaan, masyarakat sekitar lapas, dan mereka yang membutuhkan perhatian khusus seperti anak yatim dan piatu. Ia menjelaskan bahwa hasil pertanian dari warga binaan ini secara rutin disalurkan untuk kegiatan sosial setiap bulannya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi anak-anak yatim dan piatu serta mempererat hubungan antara Lapas Selong dengan masyarakat sekitar.
"Ini merupakan salah satu bagian dari program Kementerian Kemasyarakatan atas perintah Presiden Prabowo untuk memberikan santunan pada anak yatim dan piatu dari hasil pertanian warga binaan dari tanah negara yang dikelola Lapas Selong," ujar Sihabudin.
Kepala Lapas juga merasa sangat bersyukur dapat bersilaturahmi dengan remaja masjid dan anak-anak asrama yang sedang mengadakan acara Nisfu Sya'ban. Ia menyampaikan apresiasinya atas kegiatan yang luar biasa tersebut dan menyerahkan santunan sebagai bentuk dukungan.
Sementara itu, Sekretaris Desa Bintang Rinjani, Muh. Hamdi, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Lapas Selong dan jajarannya atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak yatim di asrama Ponpes Saadatuddarain NW Majuwet.
"Atas nama pemerintah desa, kami mewakili masyarakat di sini dan pengurus asrama ponpes mengucapkan terima kasih. Ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami, karrna Lapas Selong bisa membantu anak yatim piatu di asrama ini," ungkap Muh. Hamdi. (RS)
Ikuti kami di berita google