Daftar Isi [Tampil]

Sosialisasi melalui zoom meeting upaya meningkatkan pemahaman mengenai perubahan pidana seumur hidup
LOMBOK TIMUR Radarselaparang.com || Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong активно berpartisipasi dalam upaya meningkatkan pemahaman mengenai perubahan pidana seumur hidup. Kepala Lapas Selong, Ahmad Sihabudin, bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) NTB, Anak Agung Gde Krisna, dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Pulau Lombok mengikuti sosialisasi melalui zoom meeting yang terpusat di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Selasa (11/2)

Tak hanya itu, Tim Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Bimkemas) Lapas Selong juga turut serta dalam kegiatan sosialisasi ini. Mereka mengikuti secara langsung di ruang Subseksi Registrasi dan Bimkemas. Keikutsertaan ini menunjukkan komitmen Lapas Selong dalam memastikan seluruh jajaran memiliki pemahaman yang komprehensif terkait perubahan kebijakan pidana seumur hidup.

Kegiatan sosialisasi ini dibuka oleh Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan, Yulius Sahruzah. Materi sosialisasi disampaikan oleh tim dari Direktorat Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan, dengan fokus pada pemahaman mendalam mengenai perubahan kebijakan pidana seumur hidup serta implementasi teknis melalui Sistem Database Pemasyarakatan (SDP).

Fitur SDP menjadi bagian penting dalam sosialisasi ini. Dengan adanya fitur ini, diharapkan pemantauan dan pengelolaan data narapidana di seluruh Indonesia dapat dilakukan secara lebih efisien.

Kepala Lapas Selong, Ahmad Sihabudin, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman seluruh petugas terkait perubahan kebijakan pidana seumur hidup. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kinerja petugas pemasyarakatan dalam menangani narapidana seumur hidup. 

"Dengan pemahaman yang baik, kita dapat menjalankan tugas dengan lebih baik dan sesuai dengan peraturan yang berlaku," ujar Sihabudin. (RS)


Ikuti kami di berita google