Daftar Isi [Tampil]

BPBD dan aparat kepolisian dibantu masyarakat setempat bahu membahu evakuasi pohon untuk membuka akses jalan
LOMBOK TIMUR Radarselaparang.com || Sebuah pohon tumbang berjenis klokos dengan diameter sekitar 70 cm menutup akses jalan jurusan Suela menuju Sembalun, Lombok Timur, pada Sabtu malam (8/2) pukul 15.25 WITA. Peristiwa ini terjadi di Dusun Pesugulan, Desa Sapit, tepatnya di kawasan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR).

Pohon tumbang tersebut disebabkan oleh hujan deras dan angin kencang yang melanda wilayah tersebut. Akibatnya, arus lalu lintas dari Suela menuju Sembalun dan sebaliknya sempat terganggu.

Mendapatkan laporan dari masyarakat, dua anggota jaga Polsek Suela bersama petugas BTNGR dan warga Dusun Pesugulan segera menuju lokasi untuk melakukan pembersihan dan evakuasi pohon tumbang. Mereka menggunakan senso, kapak, dan parang untuk menyingkirkan pohon yang menghalangi jalan.

"Kami menerima laporan dari masyarakat bahwa ada pohon tumbang yang menutupi jalan. Kami langsung bergerak menuju lokasi bersama petugas BTNGR dan warga sekitar untuk melakukan evakuasi," ujar salah satu anggota Polsek Suela yang bertugas.

Setelah dua jam proses evakuasi, pada pukul 17.45 WITA, jalan kembali dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Akibat kejadian ini, terang Humas Polres Lombok Timur, AKP Nikolas Osman, tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil yang dilaporkan. Namun, pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan waspada, terutama saat melintasi jalur Suela-Sembalun, mengingat kondisi cuaca yang masih sering hujan deras disertai angin kencang.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada saat berkendara, terutama di jalur yang rawan terjadi pohon tumbang. Kondisi cuaca yang tidak menentu dapat memicu kejadian serupa," imbau AKP Nikolas.

Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan BTNGR Resort Aikmel Pos Pesugulan terkait kejadian ini. Mereka juga terus memantau kondisi cuaca dan jalur jalan untuk mengantisipasi kejadian serupa di kemudian hari. (RS)

Ikuti kami di berita google