Musorprov ESI Provinsi NTB dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua KONI Provinsi NTB sekaligus Anggota DPR RI, H. Mori Hanafi, Kabid Olahraga Dispora NTB, Anang Zulkarnain, Dewan Pembina ESI Provinsi NTB, Prof. Dr. Kadri, M.Si, Dewan Pembina ESI NTB, H. Bukhori Muslim, Ketua Harian ESI NTB, Hafid Hasyim, S.H, serta pengurus ESI kabupaten dan kota se-NTB.
Dalam sambutannya, Ketua KONI Provinsi NTB, H. Mori Hanafi, menyampaikan bahwa KONI NTB terus mempersiapkan diri menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026 dan menjadi tuan rumah PON 2028. Ia memaparkan bahwa Porprov 2026 akan mempertandingkan 47 cabang olahraga di 10 kabupaten/kota, dengan kesiapan venue mencapai 80 persen. KONI NTB menargetkan meraih 5 besar atau 60 medali emas. "Kami berharap cabang Esports dapat menyumbang medali emas pada event PON 2028," harap Mori.
Kabid Olahraga Dispora NTB, Anang Zulkarnain, menyatakan bahwa Dispora NTB mendukung penuh dan optimistis NTB tetap menjadi tuan rumah PON 2028 dengan kesiapan 90 persen. Dispora juga telah menjadwalkan pertemuan untuk membahas kesiapan NTB sebagai tuan rumah PON 2028 dan mengevaluasi perolehan medali pada PON 2024. "Kita sangat siap menjadi tuan rumah PON 2028," tegas Anang.
Ketua Pengprov ESI Provinsi NTB terpilih, Amiruddin, S.Ag., M.H., yang juga menjabat sebagai Kabinda NTB, mengatakan bahwa perkembangan olahraga Esports di Indonesia di bawah kepemimpinan Ketua Umum PB ESI, Prof. Dr. Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan, S.IK, SH, M.Si, semakin pesat. Esports telah menjadi industri yang berkembang pesat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
Sebagai Kabinda NTB, Amiruddin menegaskan kesiapannya untuk mengawal dan mengamankan penyelenggaraan PON 2028 di NTB. Ia juga menyatakan bahwa ESI NTB akan terus melakukan persiapan menjelang PON 2028, termasuk seleksi dan pembinaan atlet untuk tujuh cabang Esports yang dipertandingkan. "NTB sebagai tuan rumah PON 2028 tentu berharap menjadikan momentum untuk meraih medali emas," ujarnya.
Amiruddin menambahkan bahwa momentum PON 2028 dapat menjadi semangat baru bagi ESI Provinsi NTB untuk mencetak atlet-atlet profesional dan berprestasi. Ia juga menyinggung pengalaman ESI NTB dalam mengikuti turnamen PON di Sumatera Utara.
"Tentunya pengembangan ESI di Provinsi NTB ini masih menghadapi banyak tantangan, salah satunya masih kurangnya infrastruktur yang memadai, seperti pusat pelatihan dan arena Esports. Tapi dengan dukungan pemerintah daerah dan KONI Provinsi NTB kami yakin ekosistem Esports Indonesia di NTB akan semakin maju, berpretasi, dan mendunia," yakinnya.
Musorprov ini diharapkan dapat merumuskan program kerja yang lebih terarah, meningkatkan pembinaan atlet, memperluas ekosistem Esports, serta menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk kemajuan Esports di Provinsi NTB. (RS)
Ikuti kami di berita google