Daftar Isi [Tampil]

Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos., Danrem 162/Wira Bhakti langsung mengambil langkah strategis di hari pertama bertugas di  NTB mengunjungi kediaman TGH M. Turmuzi Baddarudin di Desa Bagu
LOMBOK TENGAH - Radarselaparang.com ||  Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos., Komandan Resor Militer (Danrem) 162/Wira Bhakti yang baru, langsung mengambil langkah strategis di hari pertama bertugas di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia mengunjungi kediaman TGH M. Turmuzi Baddarudin di Desa Bagu, Kecamatan Pringgarata, Kamis (06/03).

Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan wujud nyata komitmen TNI dalam membangun sinergi dengan ulama. Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah pemuka agama dari Pondok Pesantren Qamarul Huda Bagu.

Acara diawali dengan salat Zuhur berjamaah, dilanjutkan dengan perbincangan akrab. Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI dan ulama dalam menghadapi tantangan sosial, menjaga stabilitas daerah, dan membangun karakter generasi muda.

"Kami sangat mengapresiasi peran ulama dalam menjaga moralitas bangsa. Sinergi antara TNI dan ulama bukan hanya penting, tapi mutlak diperlukan untuk menciptakan ketahanan nasional yang kokoh," ujar Danrem.

Kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk meninjau pembangunan Masjid Pondok Pesantren Qamarul Huda Bagu. Bagi Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, pendidikan berbasis keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak bangsa.

TGH M. Turmuzi Baddarudin mengungkapkan rasa terima kasih atas kunjungan ini. Baginya, perhatian dari Korem 162/WB terhadap dunia pesantren adalah bukti bahwa TNI bukan sekadar penjaga keamanan, tetapi juga mitra dalam membangun masyarakat.

"Silaturahmi ini bukan hanya bentuk komunikasi, tapi juga wujud kepedulian. Kami berharap kerja sama antara TNI dan ulama terus terjalin erat demi kebaikan umat dan bangsa," kata TGH M. Turmuzi Baddarudin.

Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief menegaskan bahwa silaturahmi ini bukan yang pertama dan terakhir. "Kami siap bersinergi dengan semua elemen masyarakat. Bersama, kita wujudkan NTB yang aman, sejahtera, dan berkarakter," tutupnya.

Di awal tugasnya di NTB, Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief menunjukkan pendekatan humanis dan inklusif. Langkah awal yang menjanjikan, bahwa Korem 162/WB di bawah kepemimpinannya akan terus hadir, melayani, dan bersinergi dengan masyarakat. (RS)


Ikuti kami di berita google