![]() |
Kepala Bidang Koperasi dan UMKM, Hirsan, serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Makrifatullah. |
Hirsan menjelaskan bahwa rembesan yang ditemukan bukanlah disebabkan oleh bangunan yang tidak sesuai standar, melainkan akibat saluran drainase di atas gedung yang tersumbat oleh dedaunan.
"Kebocoran yang disangkakan itu tidak benar, dan silakan datang untuk melihat kondisinya langsung," ungkap Hirsan, Kamis (20/03).
Lebih lanjut, Hirsan menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan gedung PLUT telah dilaksanakan sesuai dengan standar teknis yang berlaku dan melalui pengawasan ketat dengan memastikan bahwa kualitas pembangunan gedung ini secara keseluruhan sudah sesuai regulasi.
"Terkait drainase pembuangan air hujan dari atas, kami akan melakukan perbaikan segera agar tidak lagi tersumbat dedaunan," ujar Hirsan.
Hirsan juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Lombok Timur atas kunjungannya. Menurutnya, kunjungan tersebut memberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan dan bekerja lebih maksimal. Apalagi Bupati juga memintan dihitungkan anggaran untuk penembokan keliling PLUD ini agar lebih aman.
"Kami di PLUT merasa bangga atas kunjungan yang tiba-tiba dari Pak Bupati. Dengan kunjungan tersebut, ke depan semoga PLUT bisa terus berbenah untuk yang lebih baik," pungkas Hirsan.
Senada dengan Hirsan, Makrifatullah PPK pembanguna PLUD menambahkan bahwa pihaknya akan segera melakukan perbaikan saluran drainase yang tersumbat. Ia juga mengklarifikasi bahwa gedung PLUT secara keseluruhan telah sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Gedung ini secara keseluruhan sudah sesuai dengan standar dari pusat, dan kemarin tidak ada terjadi kebocoran, namun dengan kendala penyumbatan yang disebabkan dedaunan tersebut.
"Kami akan segera melakukan perbaikan dan akan merekayasa ulang drainase pembuangan agar kemudian hari tidak tersumbat kembali," terang Makrif.
Lebih lanjut Makrifatullah juga meminta semua pihak untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan tanpa verifikasi yang jelas. Ia menegaskan bahwa pihaknya telah memanggil kontraktor untuk melakukan pengecekan dan perbaikan, mengingat gedung PLUT masih dalam tahap pemeliharaan.
Dengan penjelasan ini, Ia berarap masyarakat dan pihak terkait mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai kondisi gedung PLUT dan dapat menghindari informasi yang salah.
"Hari ini saya sudah memanggil kontraktor, dan mereka sudah menuju ke sini, dan akan segera dicek dan dilakukan perbaikan," tegas Makrif. (RS)
Ikuti kami di berita google