Daftar Isi [Tampil]

program "Ngabuburit Jeruji" yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kanwil Nusa Tenggara Barat (NTB)
MATARAM - Radarselaparang.com || Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong turut serta dalam program "Ngabuburit Jeruji" yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kanwil Nusa Tenggara Barat (NTB). Program tahunan di bulan Ramadhan ini bertujuan untuk mengisi waktu menjelang berbuka puasa dengan kegiatan positif.

Kepala Lapas Kelas IIB Selong, Ahmad Sihabudin, menjelaskan bahwa partisipasi ini merupakan bagian dari pembinaan spiritual, mental, dan keterampilan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Pihaknya sangat mendukung program ini karena memberikan manfaat besar bagi warga binaan kami. Selain kegiatan spiritual.

"Kami juga menampilkan dan menjual produk-produk hasil karya WBP untuk mengenalkan bakat dan keterampilan mereka kepada masyarakat," ujarnya di kompleks stand Lapas Selong, pada Jumat (07/03).

Dalam acara tersebut, Lapas Selong membuka stan yang menjual berbagai produk unggulan hasil karya WBP, seperti minuman kesehatan jahe merah, air kelapa muda segar, lukisan bernilai seni tinggi, dan keris tradisional. Produk-produk ini merupakan hasil dari program pembinaan keterampilan di Lapas Selong.

"Produk-produk ini murni hasil karya para WBP kami. Mereka dilatih dan dibina untuk menghasilkan produk berkualitas yang memiliki nilai jual. Hasilnya digunakan untuk kesejahteraan mereka dan pengembangan program pembinaan di Lapas," tambah Sihabudin.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Pulau Lombok dan dihadiri oleh para Kepala UPT Pemasyarakatan se-NTB. Antusiasme yang tinggi dari seluruh jajaran Pemasyarakatan di NTB menunjukkan pentingnya program ini dalam pembinaan WBP secara menyeluruh.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan NTB, Anak Agung Gde Krisna, menyatakan bahwa antusiasme WBP dalam mengikuti kegiatan ini sangat tinggi. "Para warga binaan sangat bersemangat mengikuti rangkaian program ini, terlebih ketika produk karya mereka mendapat apresiasi dari pengunjung," jelasnya.

Menurut Anak Agung Gde Krisna, penjualan produk karya WBP dalam acara ini tidak hanya bertujuan komersial, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun kepercayaan diri dan mengasah keterampilan wirausaha para WBP. "Ini merupakan bagian dari persiapan mereka sebelum kembali ke masyarakat," ungkapnya.

Ditjen Pemasyarakatan NTB mengapresiasi partisipasi aktif Lapas Selong dalam mendukung program ini. "Kami berharap program Ngabuburit Jeruji dapat menjadi sarana efektif dalam pembinaan keagamaan, pengembangan keterampilan, dan mempererat silaturahmi antara WBP dan masyarakat," ujar Kepala Kantor Wilayah.

Program "Ngabuburit Jeruji" akan berlangsung selama bulan Ramadhan dengan tema dan kegiatan yang berbeda setiap pekannya. Masyarakat diundang untuk mengunjungi acara ini dan mendukung karya-karya WBP sebagai bentuk partisipasi dalam proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial. (RS)


Ikuti kami di berita google