Daftar Isi [Tampil]

Wabup Lombok Timur, H. Edwin Hadiwijaya, menghadiri gema tadarus Al-Qur'an di Masjid Jami Fathurrahman, Desa Pengadangan
LOMBOK TIMUR - Radarselaparang.com || Wakil Bupati (Wabup) Lombok Timur, H. Edwin Hadiwijaya, menghadiri gema tadarus Al-Qur'an di Masjid Jami Fathurrahman, Desa Pengadangan, Kecamatan Pringgasela, pada Sabtu (22/3). Kehadiran Wabup dalam kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian safari Ramadan Pemerintah Daerah Lombok Timur pada Ramadan 1446 H.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup menyampaikan rencana Pemerintah Daerah untuk menerbitkan buku panduan bagi tokoh agama dan dai. Buku panduan ini bertujuan untuk menyebarkan informasi terkait kebijakan dan program pemerintah yang penting untuk diketahui masyarakat.

Wabup juga menyoroti komitmen Pemerintah Daerah Lombok Timur dalam memperkuat cakupan kesehatan semesta (UHC), termasuk peningkatan kualitas layanan kesehatan. Ia mengimbau pemerintah desa untuk terus memperbarui data BPJS kesehatan masyarakatnya.

"Jika ada warga yang meninggal, tolong segera laporkan ke Dinas Sosial atau BPJS dengan membawa surat kematian untuk menghentikan pembayaran keanggotaannya, sehingga dapat dialihkan ke warga yang membutuhkan," pesannya. 

Hal ini mengingat masih banyak ditemukan di beberapa desa warga yang sudah meninggal tetap dibayarkan, sementara dana UHC yang dikeluarkan Pemerintah Daerah mencapai kurang lebih Rp 100 miliar per tahun.

Sementara itu, Kepala Desa Pengadangan, Iskandar, melaporkan beberapa kegiatan Desa Pengadangan selama bulan Ramadan, salah satunya adalah gema tadarus yang diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat. 

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dengan tema "Menghapus Dosa, Meraih Pahala Berlipat Ganda" dan mendapat apresiasi dari Wabup.

Sebelumnya, pada hari yang sama, Wabup juga menghadiri peringatan Nuzulul Quran di Masjid Jami' Lenek, Desa Lenek, Kecamatan Lenek. Dalam kunjungan tersebut, Wabup didampingi oleh sejumlah pejabat eselon dua, mulai dari Asisten Sekda hingga pimpinan OPD. (RS)


Ikuti kami di berita google