![]() |
Institute mengadakan pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat Kabupaten Dompu |
Muslimin, Koordinator Sasambo Institute, yang bertindak sebagai narasumber, menyampaikan bahwa tantangan terbesar dalam berwirausaha bukanlah semata soal modal, melainkan keberanian untuk memulai. Ia menekankan bahwa banyak calon wirausahawan yang ragu untuk memulai karena takut gagal, padahal kegagalan adalah bagian dari proses menuju kesuksesan.
"Kami yakin melalui pelatihan ini, masyarakat dapat membangun usaha yang inovatif, produktif, dan berkembang di masa depan," ujar Muslimin di hadapan peserta pelatihan.
Narasumber lainnya, Julhaidin, menambahkan bahwa program ini sejalan dengan program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto, yang menekankan hilirisasi enam komoditas strategis nasional, yaitu sawit, cengkeh, kelapa, kakao, lada, dan kopi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dari pusat hingga daerah.
Julhaidin memberikan contoh usaha yang dapat dikembangkan di wilayah Bima dan Dompu, seperti perkebunan kopi dan durian yang sudah mulai tumbuh di Desa Bumi Pajo, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima. Ia juga menyoroti potensi pengembangan ekonomi kreatif berbasis lingkungan, pertanian padi untuk kebutuhan beras merah, serta budidaya tanaman hidroponik.
"Yang penting juga potensi pengembangan ekonomi kreatif berbasis lingkungan, pertanian padi untuk kebutuhan beras merah, serta budidaya tanaman hidroponik," tegasnya.
Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dorongan bagi masyarakat Dompu untuk mengembangkan potensi lokal dan menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan perekonomian daerah. (RS)